Candi Gedong Songo Semarang, Candi yang Menghilang



    Candi Gedong Songo adalah komplek Candi yang berada di desa Darum, Kelurahan Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Gedong Songo dalam bahasa Jawa berarti Gedung Sembilan karena konon katanya, total Candi di sini berjumlah 9 candi. Tapi kenyataannya sekarang, Candi Gedong Songo cuma ada 7 candi yang terbagi ke dalam 5 komplek.


    Saat sobat memasuki area Candi Gedong Songo, sobat akan menemukan gapura Selamat Datang dan di belakang sobat terdapat komplek Candi Gedong Satu. Candi ini hanya terdiri dari 1 buah Candi dan jarak dari pintu masuk sangat dekat. Hanya perlu berjalan sebentar untuk menemukan Candi Gedong 1 ini.


    Selanjutnya adalah komplek Candi Gedong 2. Dari Candi gedong 1, sobat akan diuji kekuatannya karena letak Candi ke dua berada cukup jauh dari Candi Gedong 1, sekitar 500 meter. Sobat akan menemukan 2 jalur yang terpisah, jalur hiking dan jalur kuda. Jalur hiking akan berbelok ke kanan melalui bukit dan warung-warung makan di pinggir jalan. Jadi sobat gak perlu khawatir, kalo kecapekan bisa rehat sebentar di warung tersebut. Sementara untuk jalur kuda ada di sebelah kiri dan letaknya cukup berjauhan.


    Bagi sobat yang gak mau ber capek-capek ria atau udah kecapekan buat jalan kaki, di sini juga disediakan penyewaan kuda untuk berkeliling candi. Gak usah khawatir, dijamin aman karena sobat akan didampingi penjaganya. Sobat bisa menyewa kuda tersebut untuk sekedar menuju candi-candi tertentu atau berkeliling seluruh candi dengan tarif sekitar 25.000 sampai 75.000 rupiah.


    Komplek Candi Gedong 2 tak jauh berbeda dengan Gedong 1, di sini hanya ada 1 buah candi ynag berdiri kokoh di ketinggian. Instagrammable banget deh buat foto-foto. Di komplek  ini juga terlihat beberapa bekas candi yang rusak.


    Jalan lagi sebentar, sobat akan menemukan Candi Gedong 3. Komplek Candi Gedong 3 masih cukup utuh dengan 3 buah candi. Di depan komplek Candi Gedong 3 sobat akan melihat kepulan uap air yang berasal dari bumi. Kalo sobat ingin merasakannya, sobat bisa turun sekitar 100 m dan akan menjumpai kolam air hangat alami. Selain itu, sobat juga bisa merasakan uap air panas dan aroma belerang jika sobat turun ke bawah lagi dan menelusuri semacam kawah di sekitar nya.


    Setelah puas dengan uap air panas dan belerang, sobat akan berjalan mengitari bukit untuk menuju ke Candi Gedong 4. Jarak dari Candi Gedong 3 cukup jauh, pastikan sobat membawa air minum biar gak kehausan selama berjalan mengelilingi area candi. Candi Gedong 4 hanya berupa 1 buah candi yang berdiri sendiri di atas bukit.


    Berjalan beberapa menit, sobat akan menjumpai Komplek Candi Gedong 5. Letaknya gak begitu jauh dari Candi Gedong 4. Tapi, Candi Gedong 5 hanya berupa 1 buah candi kecil yang tampak rusak.

    Setelah sobat lelah berpetualang dan berjalan-jalan mengitari area Candi Gedong 9, sobat bisa mampir sebentar untuk makan dan melepas lelah di warung-warung yang tersedia. Mau belanja buat oleh-oleh? Di area Candi juga ada banyak warung yang menjual oleh-oleh khas Semarang.


    Rute menuju ke tempat ini sangat mudah, sobat tinggal mengikuti arah jalan Semarang dan menuju ke Ungaran, setelah itu ambil arah ke Bandungan dan sobat akan menemukan papan penunjuk jalan menuju Candi Gedong Songo. Tiket masuk ke Candi Gedong Songo hanya Rp 7.000,00 dan buka dari jam 6 pagi sampe jam 5 sore.

Related Posts:

7 Tips dan Rahasia Saat Menginap di Hotel

    Berikut Three beberkan beberapa rahasia staff hotel, terutama housekeeping saat membersihkan kamar hotel. Ini berdasarkan pengalaman Three sendiri waktu dulu pernah magang di hotel sebagai roomboy.

1. Kebersihan Gelas atau Mug


    Gelas atau mug yang disediakan di kamar hotel kalau dilihat sekilas pasti terlihat bersih. Tapi, apakah sobat yakin kalau gelas tersebut benar benar bersih? Ternyata tidak! Meskipun tidak semua hotel seperti itu, tapi sebagian besar staff houskeeping hotel mencuci gelas tamu di kamar dengan asal, yang penting terlihat bersih. Untuk itu sebelum menggunakan gelas di kamar hotel, cuci bersih gelas tersebut dengan air panas yang mengalir. Di hotel kan ada tuh water heater, pake deh buat nyuci lagi gelas tersebut agar benar-benar bersih.

2. Kebersihan Ketel


    Gak jauh beda dengan gelas di kamar, di hotel biasanya juga disedikan ketel untuk memanaskan air mineral yang disediakan di kamar dan digunakan untuk membuat teh, kopi atau semacamnya. Sebelum digunakan, cuci bersih dengan air panas. Kita kan gak tau, itu ketel di cuci dengan benar atau tidak dan bekas dipakai apa sebelumnya. Jangan mudah percaya dengan segala kebersihan di kamar hotel deh.

3. Handuk Hotel


    Sebelum menggunakan handuk hotel, cek dulu apakah benar-benar bersih atau tidak. Cek bau, warna dan bentuknya. Kalau gak yakin itu handuk benar-benar bersih atau tidak, mintalah ganti kepada staff hotel dengan handuk yang baru.

4. Sheet atau Sprei


    Sheet atau sprei hotel biasanya berwarna putih bersih. Sebelum sobat tidur, lihat dan cek dulu apakah sheet tersebut benar-benar bersih atau tidak. Bisa jadi, sheet tersebut tidak diganti dan hanya dibalik oleh staff housekeeping karena terlihat masih bersih. Kita kan gak tau tamu sebelum kita bagaimana, jadi cek dulu kebersihan nya.

5. Duvet atau Blanket


    Di setiap kamar hotel pasti ada duvet atau blanket kan? Itu tuh, selimut buat tidur. Sebelum sobat berlindung di bawah selimut yang nyaman, sobat wajib memastikan kebersihan tuh selimut. Bisa jadi nasib nya kayak sheet tadi, gak diganti cuman di balik doang. Jorokkk!! Cek dulu kebersihan dan aroma duvet atau blanket nya, kalo gak yakin mending minta ganti yang baru sama mas nya housekeeping.

6. Pillow Case


    Tau pillow case dong? Yaps, sarung bantal. Kurang lebih sama kayak sheet and duvet/blanket, cek dulu deh. Apalagi kan itu ada di bagian kepala, gak tau juga kan yang make tuh bantal sebelumnya kaya gimana. Bisa jadi orang nya ketombean, kutuan atau semacamnya. No banget!!

7. Remote TV dan AC


    2 benda ini paling jarang bahkan mungkin gak pernah tersentuh staff housekeeping saat bersih-bersih kamar hotel. Bisa dibayangkan betapa kotornya 2 benda ini kan? Untuk itu  sebelum menggunakannya, bersihkan duku 2 benda ini dengan tissue basah sampai ke sela-sela nya.

    So buat sobat semua yang akan dan sedang menginap di hotel, perhatikan 7 hal tadi. Kan gak lucu, niatnya buat jalan-jalan malah pulang bawa kuman. :)

Related Posts:

7 Tips Belanja Hemat Saat Backpacking



    Backpacking ke suatu tempat kurang afdhol rasanya kalo gak beli oleh-oleh khas daerah setempat. Tapi ngomongin oleh-oleh dan belanja, sobat juga wajib berhemat dan gak boleh boros. Namanya juga backpacker, segalanya harus serba irit dan budget sedikit. Biar pengeluaran gak boros dan meledak waktu belanja oleh-oleh, berikut Three berikan tips belanja hemat saat backpacker.

1. Buat Daftar Belanja Oleh-Oleh

    Tulis dan daftar dulu barang dan oleh-oleh apa aja yang akan sobat beli. Tulis secara jelas dan pasti, sesuaikan dengan budget yang ada. Jangan berbelanja lebih dari budget yang sudah ditentukan.

2. Tentukan Maksimal Budget

    Sebelum berbelanja dan membeli oleh-oleh, siapkan dulu maksimal budget yang akan sobat gunakan. Jangan sampe duit ludes cuma buat belanja doang. Tentukan budget maksimal untuk belanja oleh-oleh dan disiplin dalam membelanjakannya.

3. Belanja di Pasar

    Kenapa harus dipasar? Karena seperti yang kita tahu, harga barang di pasar jauh lebih murah daripada harga barang di toko dan di tempat penjualan cinderamata. Bahkan, harga di pasar bisa 50% lebih murah daripada di toko dan penjualan cinderamata.

4. Selalu Tawar Barang

    Kalo sobat udah belanja di pasar, jangan lupa untuk selalu menawar barang sebelum membelinya. Menawar adalah mutlak dan wajib dilakukan. Mulailah menawar dengan setengah harga, rayu tuh penjual dengan rayuan maut sobat. Kalo gak berhasil, naikin sedikit demi sedikit. Biasanya, para penjual udah naikin harga tersebut 20-30% nya. Tinggal pinter-pinter nya sobat aja gimana merayu tuh penjual.

5. Jangan Belanja di Tempat Wisata

    Biasanya, barang yang dijual di tempat wisata jauh lebih mahal daripada barang yang dijual di pasar. Jangan pernah membeli barang di tempat wisata kalo memang tuh barang bisa didapetin di pasar. Kalaupun seandainya tuh barang cuma ada di tempat wisata tersebut, jangan ragu buat MENAWAR. Tawarlah dengan cara seperti di atas tadi.

6. Jangan Terpaku Pada 1 Penjual

    Kalo memang belum dapet harga yang pas dan sesuai, jangan ragu buat pergi dan cari tempat lain yang menjual barang yang sama. Jangan terpaku sama 1 penjual saja, cari ditempat lain. Bisa jadi, harga di tempat lain lebih murah daripada harga di tempat tadi.

7. Gunakan Bahasa Daerah Setempat

    Penjual akan memberikan harga yang lebih tinggi buat orang asing yang menggunakan logat atau bahasa yang jarang digunakan di daerah setempat. Kenapa? Karena penjual akan berpikir bahwa orang tersebut adalah wisatawan dan mempunyai banyak uang. Pelajari dulu bahasa daerah setempat, minimal buat tawar menawar harga seakan-akan sobat adalah warga sekitar.

Related Posts:

6 Pantai Terbaik di Masing-Masing Benua di Dunia

1. La Bombarde Beach, Italia


    Pantai La Bombarde terletak di Pulau Sardinia, di pinggir kota Alghera, Italia.  Pantai ini sangat menakjubkan karena pasirnya yang sangat putih bagaikan butiran salju. Disini, sobat juga akan merasakan aroma hutan pinus yang khas di sekitarnya.  La Bombarde Beach merupakan tempat yang cocok untuk menenangkan pikiran, bersantai bersama keluarga dan bermain air. Karena air nya yang sangat jernih dan ombak yang tak terlalu besar, pantai ini sangat cocok digunakan sebagai tempat berenang.

2. Waikiki Beach, Hawaii


    Wakiki Beach dengan latar belakang Diamond Head merupakan pantai yang sangat terkenal dan hampir semua orang di dunia mengetahuinya. Pantai ini sangat cocok digunakan sebagai lokasi surfing karena ombaknya yang eksotik dan menawan. Wisatawan dunia banyak yang berkunjung ke tempat ini hanya untuk merasakan sensasi surfing dengan ombak yang cantik. Disekitar pantai, sobat akan dimanjakan oleh berbagai macam hotel dan restaurant. Pantai ini terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya Kuhio Beach dengan landmark nya yaitu patung Duke Kahanamoku "The Father of Modern Surfing", Queen's Surf Beach yang sangat pas digunakan untuk surfing, berenang maupun snorkling dan berdekatan dengan Wakiki Aquarium dan Honolulu Zoo serta Kapiolani Park, DeRussy Beach dengan pantainya yang paling luas dan surga untuk snorkling karena pemandangan terumbu karang yang sangat luar biasa indah, Gray's Beach yang berada di depan Halekulani Hotel, dan terakhir San Souci Beach yang berada di antara War Memorial Natorium dan The New Otani Kaiman Beach Hotel.

3. Pantai Kuta, Bali, Indonesia


    Siapa sih yang gak tahu pantai Kuta di Bali? Semua orang pasti tahu sama pantai yang satu ini, pantai dengan ombaknya yang WOW dan merupakan surga nya para surfer ini memang luar biasa. Ratusam bahkan ribuan wisatawan memadati pantai ini setiap harinya. Di Pantai Kuta ini, sobat akan disuguhi pemandangan matahari terbenam di sore hari yang sangat indah dan menawan. Untuk menuju ke pantai ini, cukup dengan 15 menit perjalanan dari Bandara Ngurah Rai, Bali. Di sepanjang jalan menuju pantai, sobat akan menemui banyak sekali hotel, restaurant, pusat perbelanjaan dan pasar seni yang menjajakan berbagai macam barang. Dulu Pantai Kuta merupakan habitat penyu hijau, namun sekarang telah dipindahkan ke Tanjung Benoa.

4. Wineglass Bay Beach, Tasmania


    Wineglass Bay Beach, di Freycinet Peninsula, Tasmania ini merupakan pantai terbaik dan terindah di Australia. Pantai yang berbentuk bulan sabit dengan pasir putih nya yang menawan dan berlatar belakang puncak granit merah muda dan kelabu, tak salah jika pantai ini tercatat dalam 10 pantai terbaik dunia. Wineglass Bay Beach sering digunakan sebagai tempat memancing ikan, berlayar dan panjat tebing. Pantai ini merupakan bagian dari semenanjung yang terdiri dari Friendly Beaches, Wineglass Beach dan Schouten Island yang tercakup dalam Frycinet National Park.

5. Mnemba Lodge Beach, Tanzania


    Mnemba Lodge, Tanzania merupakan pantai terbaik di Afrika meskipun tidak berada di daratan Afrika. Pantai ini sangat indah dengan pasir pantai nya yang berwarna putih bersih, airnya yang jernih dan tenang sangat pas digunakan sebagai tempat menenangkan diri dan pikiran, juga sebagai tempat honey moon yang romantis dan tak terlupakan.

6. Deception Beach, Antartica


    Semua orang pasti berpikir, bagaimana mungkin di Antartika dengan suhu yang sangat dingin dan bersalju terdapat pantai? Tapi itu semua memang mungkin dan benar adanya. Deception Island adalah pulau setengah tenggelam dan merupakan caldera gunung api aktif. Maka dari itu, tempat ini memiliki suhu yang cukup hangat sehingga wisatawan dunia bisa berenang, berendam dan bermain air di pantai ini.

Related Posts:

Megahnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat




    Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744. Salah satu arsitek istana ini adalah Pangeran Mangkuubumi yang merupakan arsitek utama Keraton Yogyakarta. Saat ini, Keraton Surakarta hanya digunakan sebagai tempat tinggal Sri Sunan beserta keluarga dan abdi dalem, juga sebagai tempat melaksanakan berbagai macam ritual dan tradisi Jawa.


    Ritual-ritual dan tradisi adat yang dilaksanakan di Keraton yaitu Jamasan Pusaka, Jumenengan, Kirab Malam Satu Suro, Grebeg Maulud dan lain sebagainya. Suasana di dalam area Keraton pun cukup mistis, apalagi banyak bertebaran dupa dan kembang setaman di beberapa tempat. Di halaman dalam keraton, sobat akan menemukan halaman yang berpasir putih. Pasir ini merupakan pasir yang ada di pantai Laut Selatan dan didatangkan secara mistis ke Keraton Surakarta.


    Di keraton ini, kita bisa melihat banyak sekali koleksi benda bersejarah dan bernilai tinggi. beraneka macam pusaka, kereta kencana, peralatan perang bahkan peralatan makan dan barang pribadi milik keluarga kerajaan ada disini. Di museum keraton juga terdapat perahu dan dayung yang sangat panjang dan besar. Konon, perahu tersebut dulu sering digunakan Paku Buwono IV untuk menemui Bupati Cakraningrat di Madura melalui Bengawan Solo.


    Keraton Surakarta dibagi menjadi beberapa kompleks, diantaranya Alun-alun Lor/Utara, Kompleks Sasana Sumewa, Kompleks Siti Hinggil Lor /Utara, Kompleks Kamandungan Lor/Utara, Kompleks Sri Manganti, Kompleks Kedaton, Kompleks Kamagangan, Kompleks Sri Manganti Kidul /Selatan dan Kamandungan Kidul /Selatan, serta Kompleks Siti Hinggil Kidul /Selatan dan Alun-alun Kidul /Selatan. Kompleks keraton ini juga dikelilingi dengan baluwarti, sebuah dinding pertahanan dengan tinggi sekitar tiga sampai lima meter dan tebal sekitar satu meter tanpa anjungan. Dinding ini melingkungi sebuah daerah dengan bentuk persegi panjang. Daerah itu berukuran lebar sekitar lima ratus meter dan panjang sekitar tujuh ratus meter. Kompleks keraton yang berada di dalam dinding adalah dari Kamandungan Lor /Utara sampai Kamandungan Kidul /Selatan.


    Di Alun-alun Kidul atau Selatan ada hewan yang sangat di sakralkan oleh pihak Keraton dan warga Solo, yaitu Kebo Bule atau Kerbau Bule. Kenapa disebut Kebo Bule? Karena kerbau ini mempunyai warna kulit kemerah-merahan seperti orang-orang bule. Kandangnya berada di area alun-lun selatan, tepatnya di samping pintu masuk alun-alun bagian selatan. Setiap hari, apalagi kalau sore hari puluhan orang berdatangan ke sini untuk melihat dan memberi makan kebo bule ini. Tiap malam Satu Suro, kebo-kebo ini akan dikirab keliling keraton bersama pusaka kerajaan untuk memperingati Tahun Baru Islam.


    Alun-alun Lor atau Utara adalah alun-alun tempat diadakan nya tradisi sekaten setahun sekali setiap tanggal 5 Rabiul Awal sampai dengan 12 Rabiul Awal untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sekaten yang berasal dari kata Syahadatain merupakan tradisi sekaligus sarana penyebaran Agama Islam di Jawa khususnya di Kota Solo. Puncak g berupa Gunungan yang akan di kirap dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat menuju Masjid Agung Surakarta untuk didoakan dan akan dijadikan rebutan masyarakat serta pengunjung yang datang. Mereka yakin bahwa makanan dan hasil bumi tersebut membawa berkah.


    Tiket masuk Keraton hanya Rp 10.000,00 dengan jam buka tiap hari Senin-Jumat pukul 09.00-14.00 dan Sabtu–Minggu pukul 09.00-15.00.

Related Posts:

7 Tempat Wisata yang Wajib Dikunjungi Saat Berlibur ke Solo




    SOLO,  "THE SPIRIT OF JAVA". Yap, itulah semboyan untuk kota solo tercinta. Kota kecil semi metropolitan ini menawarkan sejuta destinasi wisata yang dapat sobat jelajahi saat berkunjung kesini. Wisata kuliner maupun wisata sejarah tersaji lengkap di Kota Jokowi ini.

   Berikut beberapa referensi tempat wisata yang dapat sobat jelajahi saat berkunjung ke Kota Solo. Check this out!

1. Keraton Kasunanan Surakarta



    Keraton Surakarta atau lengkapnya Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744. Sejak tahun 1945, Keraton Surakarta telah resmi menjadi bagian dari RI dan bukan merupakan kerajaan yang berdiri sendiri, tapi tetap digunakan sebagai istana oleh sang Raja dan keturunan nya. Disini, kita bisa melihat banyak sekali koleksi benda bersejarah dan bernilai tinggi. Beraneka macam pusaka, kereta kencana, peralatan perang bahkan peralatan makan dan barang pribadi milik keluarga kerajaan pun ada. Untuk menuju ke tempat wisata ini sangat lah mudah. Ketika sudah sampai di Kota Solo, ikuti saja papan penunjuk jalan menuju ke keraton. Sangat banyak papan penunjuk jalan yang menunjukkan arah ke tempat ini. Untuk tiket masuk hanya Rp 10.000,00 untuk umum, Rp 5.000,00 untuk pelajar dan Rp 12.500,00 untuk turis manca negara.

2. Taman Balekambang



    Destinasi wisata selanjutnya adalah Taman Balekambang. Luas taman ini sekitar 5 hektar dan ditanami ratusan tanaman dan pepohonan, sangat cocok digunakan sebagai tempat piknik keluarga dan outbond. Disini terdapat kolam dan danau buatan yang dapat digunakan untuk bermain air berupa bebek kayuh yang dapat dinikmati hanya dengan Rp 10.000,00 per orang sekali keliling danau. Ada juga rusa, angsa dan taman reptil di taman balekambang ini. Untuk tiket masuk gratis tis tis hanya dikenakan tarif parkir motor 2rb saja.

3. Taman Satwa Taru Jurug



    Kebun binatang ini berada di pinggir sungai bengawan Solo dan beralamat di Jl. Ir. Sutami No. 40, Kentingan, Jebres, Solo. Kebun Binatang Jurug mempunyai kolesi hewan 200 ekor dengan luas lahan kurang lebih 14 hektar. Kalau gak mau capek, bisa naik sepur kelinci atau kereta kelinci, gajah dan kuda untuk berkeliling kebun binatang. Tarifnya cukup terjangkau, naik gajah ataupun kuda cukup dengan Rp 7.000,00 saja. Rute menuju ke sini sangat sangat mudah sskali. Ikuti saja papan penunjuk jalan yang ada, maka sampailah sobat ke tempat ini. Tiket masuk dihari biasa Rp 6.000,00 dan di hari libur Rp 7.000,00.

4. THR Sriwedari



    THR Sriwedari adalah singkatan dari Taman Hiburan dan Rekreasi Sriwedari didirikan oleh Paku Buwono X. Didalamnya, sobat bisa merasakan dan menikmati berbagai macam wahana permainan. Tempat ini lebih cocok digunakan sebagai tempat bermain anak karena wahana yang ada hanya untuk anak-anak. Ada roaler coaster, gajah terbang, pancingan, mobil senggol, komedi putar dan masih banyak lagi yang lainnya. Disini juga ada Gedung Wayang Orang yang sering digunakan untuk manggung seniman dari berbagai kota dan daerah. Tiket masuknya hanya Rp 10.000,00 per orang dan beroperasi dari jam 10.00-22.00.

5. Serabi Notosuman



    Siapa sih yang gak kenal sama jajanan yang satu ini? Yap, kue serabi! Serabi ini sangat meleganda dan terkenal seantero Nusantara hlo. Di Solo, Serabi Notosuman adalah rajanya. Secara, sejak tahun 1920 an sudah membuat dan menjual kue serabi ini. Serabi Notosuman berlokasi di Jl. Mohammad Yani No. 28 Solo dan buka dari jam 7 pagi. Cara membuatnya pun sangat mudah dan simpel. Hanya dengan tepung beras dan santan serta bahan pelengkap lainnya, kemudian diaduk dan dimasak dengan tungku diatas api kecil.. Wuidihhh, mantapppp!!  Saat ini, Serabi Notosuman sudah ada berbagai macam rasa dengan harga mulai Rp 3.000 saja. Kalau ke Solo, wajib mampir kesini.

6. Museum Radyapustaka



    Museum Radyapustaka ini dulunya berada di Dalem Kepatihan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pada tahun 1890. Tapi, pada tahun 1915 museum ini dipindahkan ke Jl. Slamet Riyadi No. 275 Laweyan, Solo. Museum ini menyimpan berbagai macam koleksi benda bersejarah sobat. Ada berbagai macam arca, pusaka, wayang kulit, buku kuno dan lain sebagainya. Lokasinya berada tepat di samping THR Sriwedari Solo. Museum ini buka tiap hari Selasa-Minggu dari jam 08.30-14.00. Khusus hari Jum'at hanya sampai jam 11.30 dan hari Senin tutup dengan harga tiket masuk Rp 5.000,00

7. Sekaten



    Acara yang satu ini sangat sakral dan religius sekali karena diadakan setiap tahun untuk menyambut Kelahiran Nabi Muhammad SAW. Sekaten berasal dari kata Syahadatain atau Syahadat, namun karena orang Jawa sulit mengucapkannya jadi disebutlah Sekaten. Sekaten ini diadakan selama satu minggu penuh dari tanggal 5 Rabiul Awal sampai puncaknya tanggal 12 Rabiul Awal. Selama itu, akan ditabuh pula gamelan Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari di komplek Masjid Agung Surakarta. Sekaten dimeriahkan dengan pasar malam dan aneka jajanan khas solo lainnya.

Related Posts:

Air Terjun yang Cantik dan Perawan "Air Terjun Banyu Nibo, Manyaran, Wonogiri"




    Tak ada yang mudah untuk mencapai sebuah kesuksesan. Peribahasa yang pas untuk menggambarkan betapa sulit dan berbahaya nya jalan menuju Air Terjun Banyu Nibo di Wonogiri. *eh nyambung gak sih sebenernya??* Tapi beneran deh, medan untuk mencapai air terjun ini begitu menantang dan ekstrim.

    Air Terjun Banyu Nibo terletak di Dusun Ngluwur, Kepuhsari, Mayaran, Wonogiri, Jawa Tengah. Namun, ada juga yang beranggapan bahwa Air Terjun ini berada di Karangsari, Semin, Gunungkidul, Yogyakarta karena memang letaknya yang berada di perbatasan Wonogiri-Jogja.

    Air terjun yang satu ini emang masih sangat alami dan asri, cool banget deh. Buat para muda mudi yang lagi kasmaran, cocok banget nih tempat buat pacaran. Selain sepi, asri dan sejuk, air terjun ini juga cantik banget. Tapi harus tetep jaga sikap yaa, aturan dan etika hatus diutamakan.


    Kenapa di namakan Banyu Nibo? Banyu Nibo artinya air yang jatuh dari ketinggian, karena emang air terjun ini jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter dan langsung mengenai batu hitam besar yang berada tepat di bawahnya. Keren banget deh, Sumpah!



    Di sekitar air terjun, terdapat banyak sekali batu-batu besar berwarna hitam. Air ini mengalir menuju sungai yamg berada dibawah nya dan dialirkan ke sawah-sawah penduduk. Harap hati- hati saat bermain air di sini karena batu-batu nya yang sangat licin dan berlumut. Disini, kita juga bisa mendengar kicauan burung yang sedang asik bernyanyi seakan mengatakan ucapan selamat datang kepada setiap pengunjung yang datang. Dari sini, kita juga bisa melihat pemandangan pegunungan yang menjulang tinggi dengan kokohnya di kejauhan.



    Fasilitas di tempat ini belum begitu memadai sobat, hanya ada sebuah gazebo kecil dan 2 WC umum di sekitar air terjun. Sepeda motor kita pun hanya diparkirkan di pinggir jalan, jadi harap mengunci stang kendaraan sobat dan menitipkan helm ke mas-mas yang jaga parkir biar lebih aman. Dari parkiran ini, sobat akan naik ke atas terasering sawah dan melewati  "galengan" atau pematang sawah. Sobat akan melewati pematang sawah kira-kira sejauh 200 meter, capek memang tapi itu semua akan tergantikan ketika sobat sudah melihat indahnya air terjun dari kejauhan.



    Di sepanjang jalan pematang sawah, tidak ada pengaman sama sekali. Harap berhati-hati dan waspada ya sobat, karena pematang sawah yang sempit dan cukup licin. Three saranin untuk menggunakan sepatu atau sandal gunung biar lebih aman dan nyaman.



    Rute untuk menuju ke Air Terjun terbilang cukup mudah. Jika dari Yogyakarta, mengambil arah ke timur menuju Gunungkidul. Sampai Wonosari, perempatan Pemda belok kiri, ambil arah ke timur yaitu menuju Karangmojo. Sampai perempatan pasar Karangmojo, belok kiri menuju Semin. Nah, sampai Pasar Semin bisa lurus ke timur mengikuti jalan ke Karangsari. Sampai Karangsari tanya arah ke dusun Ngluwur.

    Kalau dari Wonogiri, ambil jalan arah Pracimantoro. Sampai di Manyaran, ikuti saja papan penunjuk jalan menuju ke air terjun Banyu Nibo. Loksainya berada di pedesaan dan di atas gunung.

    Sekitar 500 meter sebelum parkiran motor, kita akan disambut Gapura Selamat Datang di Air Terjun Banyu Nibo dan kita akan diminta membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000,00 setiap orang dan Rp 2.000,00 untuk tarif parkir motor.



    Sebelum pergi kesini, pastikan dulu motor dalam kondisi fit dan cukup bensin karena setelah memasuki area pedesaan, sobat tidak akan menemukan bengkel ataupun penjual bensin eceran. Jalan nya luar biasa sekali sobat, sempit, terjal, nanjak dan berbatu. Harus benar-benar hati-hati dan konsentrasi tingkat tinggi deh buat menuju ke tempat ini. Apalagi kalau berpapasan sama sepeda motor atau mobil dari arah berlawanan, salah satu harus mengalah.



    Three saranin juga untuk tidak datang kesini setelah hujan turun, selain jalannya yang ekstrim tadi juga jalan akan menjadi licin dan semakin berbahaya. Semoga saja pemerintah segera memperbaiki jalan dan akses menuju ke Air Terjun Banyu Nibo agar lebih mudah dilalui. Semoga..

Related Posts:

Lawang Sewu Semarang, Kemegahan Masa Silam






    Lawang Sewu, sebuah bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang misterius dan menyeramkan. Di tempat ini, konon katanya ada banyak sekali hantu gentayangan berupa orang-orang Belanda dan kaum pribumi yang meninggal di tempat ini.



    Lawang Sewu terletak di Jalan Pemuda, Komplek Tugu Muda, Semarang, Jawa Tengah. Bangunan yang sangat besar dan megah ini menjadi simbol kota Semarang selain Simpang Lima dan Tugu Muda. Dari balkon lantai atas Lawang Sewu, sobat bisa melihat lalu lintas dan kokohnya Tugu Muda. Ratusan bahkan ribuan wisatawan mengunjungi bangunan ini tiap harinya. Apalagi kalau weekend dan musim liburan, bisa berkali kali lipat deh.





    Pasti sobat sudah tahu kan kenapa di namakan Lawang Sewu? Yap, karena pintu nya yang sangat banyak sekali, saking banyak nya maka di sebut lah Lawang Sewu yang berarti Seribu Pintu. Ingin tahu berapa jumlah pintu sebenarnya? Hitung aja deh sendiri kalau gak pusing. :D Tapi menurut beberapa sumber, jumlah lubang pintu disini ada 429 buah, dengan daun pintu lebih dari 1.200 buah.



    Lawang Sewu sendiri terbagi menjadi 3 lantai dengan 4 bangunan utama. Di lantai 1, sobat akan menemukan museum kereta api beserta biorama nya. Di pintu masuk utama kita akan menemukan jendela besar dan megah yang terbuat dari kaca bergambar 2 orang noni Belanda. Jendela ini didatangkan langsung dari Belanda dan masih sangat terawat sampai sekarang. Di tempat inilah spot terbaik berfoto bisa diabadikan. Keren abis deh pokoknya.



    Lantai 2 merupakan tempat tidur para pekerja Belanda dimasa dulu. Disini, akan kita temukan ruangan yang sangat penjang tanpa sekat dan pintu dari ujung ke ujung. Hanya ada lubang jendela di sepanjang ruangan. Dan di lantai 3 merupakan loteng yang sangat luas dan tanpa sekat sama sekali. Ruangan ini sedikit pengap dan cukup horror karena menurut cerita, tempat ini dulu digunakan sebagai tempat menyandera dan penyiksaan terhadap tawanan Jepang.



    Tiket masuk Lawang sewu murah meriah kok, cuma Rp 10.000,00 untuk orang dewasa, Rp 5.000,00 untuk anak-anak dan Rp 5.000,00 bagi pelajar. Kalau mau menyewa guide, tinggal tambah Rp 30.000,00 aja. Lebih enak pakai jasa guide sobat, selain bisa tahu informasi dengan jelas dan gamblang, juga bisa jadi juru foto hlo. Hehe. Tinggal pilih aja sih, menurut sobat lebih enak yang mana.



    Rute menuju ke Lawang Sewu sangat mudah. Dari Solo, ikuti saja Jalan Raya Solo-Semarang. Lurus aja gak pake belok-belok sampai di Kota Semarang. Setelah sampai di Semarang, ikuti papan penunjuk jalan menuju ke Lawang Sewu. Bagi sobat yang menggunakan sepeda motor, jangan bingung kalau mau parkir. Parkiran sepeda motor ada di samping gedung, tepatnya di pinggir sungai.



    Di Lawang Sewu juga ada 1 tempat yang terkenal angker dan menyeramkan, yaitu di ruang bawah tanah. Ruang bawah tanah ini sebenarnya adalah tempat saluran air dan juga ruangan pendingin. Karena Semarang berdekatan dengan laut dan panas, arsitektur Belanda yang merancang Lawang Sewu membuat lorong bawah tanah. Lorong bawah tanah ini dapat diisi dengan air penuh untuk mendinginkan ruangan di atasnya dan bisa digunakan sebagai penangkal banjir karena air yang masuk akan berada di lorong ini dan akan dialirkan kembali. Tapi, saat penjajah Jepang menguasai Indonesia tempat ini berubah fungsi menjadi penjara dan tempat penyiksaan. Jadi jangan heran jika tempat ini terkenal sangat mengerikan.




    Bagi sobat yang ingin memasuki dan menjelajah ruang bawah tanah Lawang Sewu, sobat akan dikenakan kembali tarif Rp 30.000,00 untuk menyewa 1 orang guide, sepatu boots dan perlengkapan lain karena tempat nya yang lembab, digenangi air dan gelap.

Related Posts: